100 Tokoh Indonesia Berpengaruh

Posted: Mei 17, 2009 in Sosial Budaya
Tag:,

Soekarno-Hatta, dua tokoh paling berpengaruh

Menyusun 100 tokoh Indonesia berpengaruh merupakan sebuah keasyikan tersendiri. Ternyata, tidaklah mudah memilih dan mengurutkan 100 tokoh yang berpengaruh terhadap negeri ini. Terlebih lagi ketika harus membandingkan pengaruh tokoh-tokoh yang berbeda bidang, semisal membandingkan pengaruh Sutan Takdir Alisjahbana yang bergelut di ranah bahasa dan sastra, dengan Tan Malaka yang konsern di bidang politik dan pergerakan. Membandingkan pengaruh mereka berdua terhadap republik ini cukup menyulitkan, disatu sisi STA sangat berpengaruh dalam membangun fondasi dasar bahasa Indonesia, disisi lain Tan berpengaruh terhadap pencapaian kemerdekaan Indonesia 100%. Dalam daftar ini, kami menempatkan pengaruh STA lebih besar dibanding Tan.

Tak hanya yang berbeda bidang, yang sebidang-pun banyak kebimbangan dalam mengurutkannya. Misalkan, mana yang lebih besar pengaruh Hasyim Asyari, Ahmad Dahlan, atau Mohammad Natsir ? Mereka bertiga sama-sama pembaharu Islam melalui organisasi ciptaannya. Hasyim mendirikan Nahdlatul Ulama, Ahmad Dahlan membuat Muhammadiyah, dan Natsir membangun organisasi Dewan Dakwah Islam Indonesia serta partai Islam Masyumi. Mengurutkan ketiganya, mengharuskan kami berkutat dengan banyak sumber dan referensi. Dan dalam daftar ini, kami memilih pengaruh Natsir lebih besar ketimbang dua lainnya. Hal ini dikarenakan reputasi Natsir yang telah mendunia, serta pengaruhnya sebagai simbol Islam politik yang masih terasa hingga saat ini.

Urutan yang kami sajikan ini mungkin sangat debatable. Tapi kami coba untuk menampilkan seobyektif mungkin, dengan mempertimbangkan pengaruh pikiran, gerakan, dan karya-karya yang mereka hasilkan. Dalam daftar ini juga muncul beberapa tokoh yang dianggap kontroversi oleh sebagian kalangan, seperti Soeharto (yang berada diposisi 13), Amir Sjarifoeddin (34), D.N Aidit (48), Musso (85), dan Kartosuwiryo (87). Pertimbangan untuk memasukkan mereka ke dalam daftar ini, dikarenakan pengaruh besar mereka dan impaknya terhadap pembangunan keindonesiaan kita.

Berasumsikan bahwa semangat keindonesiaan bermula pada tahun 1908, yakni sejak berdirinya Perhimpunan Indonesia di negeri Belanda. Maka daftar tokoh di bawah ini, menampilkan pribadi-pribadi yang berpengaruh sejak masa itu hingga saat ini. Dalam daftar ini founding fathers kita, Soekarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir menempati urutan teratas. Sutan Takdir Alisjahbana, sang penyempurna bahasa berada di urutan berikutnya. Disusul Tan Malaka, bapak Republik Indonesia, yang berada diurutan kelima.

 
Berikut 100 Tokoh Indonesia Berpengaruh :

Sutan Takdir Alisyahbana


1. Soekarno, presiden pertama
2. Mohammad Hatta, wakil presiden pertama
3. Sutan Sjahrir, perdana menteri pertama
4. Sutan Takdir Alisjahbana, bapak sastra Indonesia modern
5. Tan Malaka, bapak Republik Indonesia
6. Muhammad Natsir, perdana menteri kelima
7. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah
8. Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa
9. Hamka, politisi, ulama, dan sastrawan terkemuka
10. Chairil Anwar, penyair terkemuka
11. Muhammad Yamin, pencetus Sumpah Pemuda

B. J. Habibie


12. Soedirman, panglima tentara pertama
13. Soeharto, presiden keempat
14. Hasyim Asyari, pendiri Nahdlatul Ulama
15. B.J Habibie, bapak teknologi Indonesia
16. Agus Salim, diplomat terkemuka
17. Pramoedya Ananta Toer, sastrawan terkemuka
18. Soemitro Djojohadikusumo, begawan ekonomi
19. Liem Sioe Liong, pemilik Salim Grup
20. Tjokroaminoto, perumus Sarekat Islam
21. Amien Rais, bapak reformasi
22. Abdul Haris Nasution, penggagas dwi fungsi ABRI
23. Usmar Ismail, bapak perfilman
24. Sjafruddin Prawiranegara, pemimpin PDRI

Usmar Ismail


25. Rudi Hartono, peraih juara All England terbanyak
26. Nurcholish Madjid, pemikir Islam terkemuka
27. W.R Supratman, pencipta lagu Indonesia Raya
28. Oei Tiong Ham, konglomerat terkaya di Asia-Pasifik
29. H.B Jassin, paus sastra Indonesia
30. Ismail Marzuki, komposer lagu perjuangan
31. Tony Koeswojo, pendiri grup musik Koes Plus
32. Abdul Muis, politisi Sarekat Islam dan penulis novel terkemuka
33. Marah Roesli, penulis novel terkemuka
34. Amir Sjarifoeddin, perdana menteri kedua
35. Amir Hamzah, sastrawan terkemuka
36. Iwan Fals, penyanyi paling kritis
37. Djamaluddin Adinegoro, wartawan terkemuka
38. Assaat, presiden RI semasa RIS

Tony Koeswojo


39. Teguh Karya, sutradara terkemuka
40. Ciputra, pengusaha properti paling sukses
41. Soetomo, pendiri Budi Utomo
42. Asrul Sani, penyair dan sutradara terkemuka
43. R.M Tirtoadisuryo, pendiri Medan Priyayi, koran bahasa Indonesia pertama
44. Christine Hakim, aktris paling sukses
45. Deddy Mizwar, aktor paling sukses
46. William Soerjadjaja, pengusaha otomotif paling sukses
47. Cipto Mangunkusumo, dokter dan politisi terkemuka
48. D.N Aidit, tokoh komunis terkemuka
49. Susilo Bambang Yudhoyono, presiden kedelapan
50. R.A Kartini, tokoh emansipasi wanita
51. Adam Malik, wakil presiden ketiga
52. Idrus, penulis cerpen terkemuka

Christine Hakim


53. Widjojo Nitisastro, peletak dasar ekonomi Orde Baru
54. Rosihan Anwar, wartawan terkemuka
55. Affandi, pelukis terkemuka
56. Yap Thiam Hien, advokat terkemuka
57. Ernest Douwes Dekker, politisi keturunan Belanda paling kritis
58. P.K Ojong, pendiri koran Kompas
59. Goenawan Mohammad, pendiri majalah Tempo dan budayawan terkemuka
60. Dewi Sartika, tokoh emansipasi wanita
61. Mochtar Lubis, pendiri majalah sastra Horizon
62. Megawati Soekarnoputri, presiden ketujuh
63. Benyamin Sueb, aktor serba bisa
64. Nur Sutan Iskandar, sastrawan paling produktif
65. Abdurrahman Wahid, presiden keenam

Goenawan Mohammad


66. Rohana Kudus, wartawan wanita pertama, pendiri koran Sunting Melayu
67. Susi Susanti, pebulutangkis wanita paling banyak meraih juara
68. Azyumardi Azra, pemikir Islam terkemuka
69. Taufiq Ismail, penyair terkemuka
70. W.S Rendra, penyair terkemuka
71. Jusuf Kalla, wakil presiden kesembilan
72. Sutan Muhammad Zain, penyusun tata Bahasa Indonesia
73. Sandiah Suryono, pencipta lagu anak-anak paling produktif
74. Soekarno M. Noor, aktor terkemuka
75. Surya Paloh, pendiri Metro TV dan koran Media Indonesia
76. Rano Karno, aktor cilik dan remaja paling sukses
77. Quraish Shihab, ahli tafsir Al-Quran

Benyamin Sueb


78. Ali Sastroamidjojo, perdana menteri ketujuh
79. Eka Tjipta Widjaja, pemilik Sinar Mas Grup
80. B.M Diah, wartawan dan sastrawan terkemuka
81. Abdoel Rivai, orang Indonesia pertama penerbit koran berbahasa Belanda
82. Djoeanda Kartawidjaja, perdana menteri kesembilan
83. Sultan Hamengkubuwono IX, wakil presiden kedua
84. Djamaluddin Malik, bapak industri film Indonesia
85. Musso, pemimpin komunis terkemuka
86. Ahmad Syafii Maarif, pemimpin Muhammadiyah
87. Sekarmaji Marijan Kartosuwiryo, pemimpin Negara Islam Indonesia
88. Soedjojono, pelukis terkemuka
89. Roestam Effendi, orang Indonesia pertama yang duduk sebagai anggota parlemen Belanda

Quraish Shihab


90. Arizal, sutradara film komedi paling sukses
91. Garin Nugroho, sutradara terkemuka
92. Ali Akbar Navis, penulis novel terkemuka
93. Cornel Simanjuntak, komposer terkemuka
94. Bimbim Slank, pendiri grup musik Slank
95. Zainuddin M.Z, ulama sejuta umat
96. Rhoma Irama, raja dangdut
97. Kusumah Atmaja, ahli hukum terkemuka
98. Elyas Pical, juara dunia tinju
99. Frederich Silaban, arsitek terkemuka
100. Sjumandjaja, sutradara terkemuka
 
Lihat pula :
100 Catatan yang Membentuk Indonesia

About these ads
Komentar
  1. romailprincipe mengatakan:

    SBY di atas mega dan gusdur..

  2. afandri81 mengatakan:

    Bro Romailprincipe, menurut saya SBY lebih berpengaruh dibanding Mega. SBY berhasil menarik hati jutaan pemilih pada dua pilpres, sedangkan Mega pada dua pilpres yg sama, selalu kalah. Gusdur, lebih tidak berpengaruh jika dibanding SBY. Karena hanya bertahan selama 1,5 tahun ketika menjadi presiden, sedangkan SBY (mungkin) bisa 10 tahun. Tks

  3. Asrul mengatakan:

    Harusnya anda jelaskan kenapa susunannya seperti itu, mungkin sebagai pembanding… Bisa baca di ebook saya tentang 50 tokoh yang telah mengubah sejarah Indonesia

  4. afandri81 mengatakan:

    Boleh minta link e-booknya Mas ..??

  5. indah sugiarti mengatakan:

    100 tokoh indonesia sangat berpengaruh terhadap negara indonesia. jasa-jasa beliau semua sangat besar. trima kasih atas jasanya beliau semua terhadap negara indonesia ini.

  6. nur vianing safitri mengatakan:

    terima kasih kepada bapak presiden kita sekarang Susilo Bambang Yudhoyono yang bisa memberantas korupsi di indonesia….

  7. dannyie mengatakan:

    Saya sangat bangga dengan jasa-jasa 100 tokoh indonesia kepada bangsa indonesia ini.
    Saya berharap kaum-kaum muda bisa melanjutkan jiwa-jiwa nasionalnya demi kemajuan bangsa indonesia ini.

  8. indah sugiarti d3 keperawatan stikes icme jombang mengatakan:

    berkat jasa beliau W.R supratman yang telah menciptakan lagu kebangsaan indonesia raya sehingga negara indonesia mempunyai lagu untuk negara indonesia.terima kasih atas jasa bpk W.R supratman

  9. alfi dwi n mengatakan:

    menurut saya ki hajar dewantara merupakan seorang tokoh indonesia yang sangat berjasa atas jasa jasa beliau indonesia telah mengerti tentang pendidikan. semoga saja pendidikan di indonesia semakin hari semakin maju….

  10. fatchur rezqiah mengatakan:

    buat bapak yusuf kalla,saya sangat berterima kasih telah berjasa atas negara indonesia ini.bapak menjadi mantan wakil presiden yang sangat berperan penting untuk negara indonesia ini

  11. domanhukumunpad mengatakan:

    Wah, sepertinya tidak komplit apabila tidak menyebut Mochtar Kusumaatmadja sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh di Indonesia. Beliau adalah Bapak Hukum Internasional di Indonesia, pencetus Konsep Wawasan Nusantara dalam UNCLOS dan juga diplomat paling ulung sepanjang sejarah,…

  12. Afandri Adya mengatakan:

    Konsep Wawasan Nusantara, sebenarnya telah dikembangkan oleh Mohammad Yamin dan Soekarno pada tahun 1945. Kemudian pada masa Djuanda Kartawidjaja menjadi Perdana Menteri, konsep tersebut diimplementasikan. Dengan batas wilayah laut sepanjang 200 mil dari pulau terluar. Jadi menurut hemat saya, Mochtar Kusumaatmadja mengambil semangat dari ide-ide mereka.

    Untuk diplomat Indonesia paling ulung sepanjang sejarah, saya lebih memilih “The Grand Old Man” Agus Salim, dan beliau saya tempatkan di urutan ke-16.

  13. ajax mengatakan:

    soeharto masuk 10 besar (bapak pembangunan indonesia)

  14. Witrianto Chaniago mengatakan:

    Menurut saya Rahmah El Yunusiyah, pendiri Diniyah Puteri yang merupakan sekolah agama khusus putri yg pertama di Asia Tenggara harus masuk dalam daftar ini (terserah mau urutan ke berapa). Beliau adalah satu2nya ulama perempuan yg diberi gelar Syaikhah oleh Universitas Al-Azhar di Mesir. Pengaruh beliau terhadap bangsa Indonesia menurut saya tentu saja jauh lebih besar dibanding Bimbim Slank, Christine Hakim, Iwan Fals, Rano Karno, apalagi Frederich Silaban yg tidak banyak dikenal orang, kecuali dia adalah arsitek pembangunan masjid Istiqlal. Sukron.

    • Afandri Adya mengatakan:

      Terima kasih Pak Witrianto atas komentarnya. Sebelumnya saya sangat bersyukur ada masukan obyektif seperti ini. Pengaruh Rahmah el-Yunusiyah, menurut hemat saya belumlah cukup untuk dikatakan bisa meng-Indonesia. Perannya terutama dalam membangun pesantren Diniyah Putri, mungkin hanya terasa di kalangan orang-orang Sumatra dan Semenanjung Malaysia saja. Sedangkan F. Silaban walau hanya seorang arsitek, namun pengaruhnya dalam pembangunan simbol-simbol negara masih terasa hingga saat ini. Dalam suatu ketika, Presiden Soeharto pernah membanggakan Mesjid Istiqlal yang letaknya berdampingan dengan Gereja Kathedral. Menurut beliau ini merupakan simbol kerukunan umat beragama di Indonesia. Ditambah lagi, perancang mesjid terbesar di Indonesia itu adalah seorang Protestan, yakni Frederich Silaban. Dan nama F. Silaban ini selalu disebut-sebut hingga sekarang, termasuk oleh ketua MUI yang mendampingi Barrack Obama ketika mengunjungi Istiqlal. Di samping itu rancang bangun F. Silaban yang minimalis-modern, sedikit banyaknya telah menginspirasi model bangunan mesjid-mesjid lainnya di Indonesia.

  15. Fendy Parengkuan mengatakan:

    Pada urutan ke-89 tercantum: Roestam Effendi, satu-satunya orang Indonesia anggota parlemen Belanda, mohon dijelaskan juga kapan. Perlu pula diketahui, bahwa seorang asal Minahasa bernama L.N. Palar juga pernah menjadi anggota parlemen. Dalam status itu, beliau berhenti lalu menjadi wakil Indonesia di PBB (selama sekitar 1947-1952). Dengan meninggalkan kedudukan dan protokol mapan, Palar memilih memihak RI tanpa ada bantuan keuangan, dan berjuang membela RI dalam forum PBB tanpa pamrih.

    • Afandri Adya mengatakan:

      Salam kenal Bung Fendy Parengkuan. Terima kasih atas koreksi Anda. Betul, L.N Palar merupakan orang Indonesia kedua setelah Roestam yang duduk di parlemen Belanda. Palar yang mewakili Sociaal-Democratische Arbeiders Partij (SDAP), duduk di Tweede Kamer pada tahun 1945 sebelum akhirnya menarik diri pada tahun 1947.

      Sedangkan Roestam Effendi merupakan orang Indonesia pertama yang duduk sebagai anggota parlemen Belanda (Twede Kamer), pada dasawarsa 1930-an. Dia duduk dilembaga itu, mewakili Partai Komunis Belanda. Sebelum terjun sebagai politisi, Roestam terlibat aktif dalam kesusastraan Indonesia. Salah satu karyanya yang terkenal Bebasari, gagal dipentaskan di Padang dan Jakarta, karena kekhawatiran Belanda akan cerita lakon tonil tersebut. Setelah masa kemerdekaan jasa Roestam tidaklah sedikit. Setelah Soekarno-Hatta ditawan oleh Belanda, bersama Tan Malaka dia membentuk pemerintahan darurat di Kediri sebagai pemerintahan alternatif PDRI di Sumatera Barat. Jika pemerintahan alternatif itu yang terbentuk, dan bukan PDRI pimpinan Sjafruddin, maka kemungkinan besar Roestam akan duduk sebagai wakil presiden, sementara Tan Malaka sebagai presidennya (Lihat Sejarah Kecil Vol. 4 oleh Rosihan Anwar).

    • komaeni mengatakan:

      saya rasa saya setuju untuk memilih

  16. Le Bah Sikumbang mengatakan:

    wah bangga ya sama orang minang ternyata……………….itu karena kekuatan adat dan budaya serta nafas islam yg berpengaruh dalam pembentukan watak manusia minang……………

  17. Sangkan mengatakan:

    Kalau saya boleh usul, setelah Ir Soekarno , maka posisi kedua adalah KH Abdul Rahman Wahid atau yang dikenal dengan sebutan Gusdur. Hingga saat ini masih Gusdur pemimpin Pancasilais di NKRI. Saya beragama Kristen Protestan namun dia merupakan orang ketiga di hati saya setelah Yesus Kristus dan kedua orang tua saya. Thanks

    • Afandri Adya mengatakan:

      Terima kasih Sdr. Sangkan atas apresiasinya. Gus Dur memang orang hebat dan cukup berpengaruh di Indonesia. Mungkin Anda bisa membuat daftar versi Anda, dan menempatkan Gus Dur di urutan kedua.

  18. Roy Mond mengatakan:

    wah 7 dari TOP 10 Orang Minangkabau…..

    • Afandri Adya mengatakan:

      Terima kasih Bung Roy Mond telah berkunjung ke rumah kami. Kalau versi Majalah Tempo (terbit pada edisi millenium : Desember 1999), 6 dari 10 tokoh terkemuka Indonesia di abad ke-20 merupakan orang Minang. Mereka adalah : Mohammad Hatta, Sutan Syahrir, Agus Salim, Mohammad Yamin, Chairil Anwar, dan Sutan Takdir Alisjahbana.

  19. tria mengatakan:

    uwwooow, amajing :D

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s