India adalah salah satu negara di dunia yang memiliki jumlah perantau cukup besar. Laporan UNDP menyebutkan, ada sekitar 25 juta orang India yang hidup di luar negeri, atau setara dengan 2% populasi India. Mayoritas mereka tinggal di Asia Tenggara, Timur Tengah, Eropa Barat, dan Amerika Serikat. Dari sekian banyak orang-orang India yang sukses, yang terbesar [...]
Arsip untuk ‘Sosial Budaya’ Kategori
Masyarakat India di Amerika
Posted: Desember 13, 2011 in Sosial BudayaTag:Ahli TI India, Daftar Perantau India, India-Amerika, Orang India di Amerika, Silicon Valley
Bahasa (Melayu) Indonesia, Bahasa Persatuan
Posted: Oktober 3, 2011 in Sosial BudayaTag:Bahasa Indonesia, Bahasa Melayu, Sastra Indonesia, Sumpah Pemuda
83 tahun lalu, di Jalan Kramat 106 Jakarta, telah terjadi peristiwa Sumpah Pemuda. Sebuah momen sarat makna bagi persatuan Indonesia. Dan untuk mengenang kejadian tersebut, pada kesempatan kali ini penulis akan mengangkat satu pokok yang cukup penting, yakni terbentuknya Bahasa Indonesia. Nama Bahasa Indonesia itu sendiri secara resmi disampaikan pada acara Kongres Pemuda II, atau [...]
Metode Hisab dan Gerakan Tajdid Muhammadiyah
Posted: September 6, 2011 in Sosial BudayaTag:Metode Hisab, Metode Rukyat, Muhammadiyah, Perbedaan Hari Idul Fitri
Dalam laman kali ini, izinkanlah saya untuk mengkompliasi beberapa tulisan yang tercecer mengenai hisab dan rukyat, serta cara pandang Muhammadiyah dalam menentukan awal puasa dan Idul Fitri. Tulisan ini merupakan saripati dari berbagai sumber, yang ditulis oleh para fuqaha serta pakar astronomi. Sebagai mukadimah, ada baiknya saya nukilkan disini ayat-ayat Al Quran serta hadist yang [...]
Dilema Melayu (1)
Posted: Juli 12, 2011 in Sosial BudayaTag:India-Malaysia, Mahathir Mohammad, Melayu Anak Dagang, Melayu Jati, Melayu Malaysia, Tionghoa-Malaysia, Tunku Abdul Rahman
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad, pernah menulis buku yang berjudul The Malay Dilemma. Buku ini ditulis pada tahun 1970, namun sempat dilarang beredar oleh pemerintahan Tun Abdul Razak. Selain isinya yang banyak mengkritik kebijakan pemerintah, buku setebal 188 halaman itu dipercaya bisa memecah belah persatuan rakyat Malaysia. Beberapa pernyataan Mahathir yang cukup berani dan [...]
Sumatra, Dalam Pandangan Orang Malaysia
Posted: Mei 11, 2011 in Sosial BudayaTag:Kerajaan Aceh, Kerajaan Pagaruyung, Perantau Sumatra, Sejarah Malaysia, Sejarah Sumatra, Sumatra-Malaysia Bersatu
Karuan saja bunyi posting Mohd. Am, salah seorang netter asal Malaysia, dalam sebuah forum dunia maya : www.topix.com. Dalam tulisannya, dia mengklaim bahwa Sumatra merupakan bagian dari Malaysia. Pernyataan ini didasarkan atas teritori Kesultanan Johor di abad ke-18, yang meliputi daratan Riau di Sumatra. Dalam konteks Riau pernah menjadi bagian Johor, memang tak ada yang [...]
Kekerasan dan Sinyalemen Negara Gagal
Posted: Februari 10, 2011 in Sosial BudayaTag:Ahmadiyah, Cikeusik, Korupsi, Media Tak Berimbang, Nuim Khaiyath, Temanggung
Hari ini (Kamis, 10 Februari 2011), Metro TV dalam salah satu sesi perbincangan di acara 8 – 11 Show, mengangkat tema “Stop Kekerasan Ormas”. Dalam acara itu didiskusikan akar masalah kekerasan ormas yang acapkali terjadi di negeri ini. Pagi ini juga, di hari yang sama, jaringan Radio Delta FM, juga mengangkat tema yang hampir senada. [...]
Menengok Peradaban Batak
Posted: Januari 24, 2011 in Sosial BudayaTag:Batak, Gayus Tambunan, Mandailing, Orang Batak, Pengacara Batak, Pusuk Buhit, Toba
Diresmikannya Museum Batak oleh Presiden Yudhoyono pada hari Selasa (18/1) lalu, telah menyiratkan kesadaran baru akan identitas Batak. Melalui museum ini, peradaban Batak yang tak banyak diketahui orang, mulai coba diperkenalkan. Terkikisnya kesadaran berbudaya di tengah-tengah masyarakat Batak, telah menjadi kegundahan para tetua adat. Menurut mereka, saat ini banyak anak-anak muda yang tak lagi memahami [...]
Perantau Minang di Malaysia
Posted: Desember 6, 2010 in Sosial BudayaTag:Minangkabau, Orang Minang, Perantau Minang, Politisi Malaysia, Tokoh Malaysia, Tuanku Abdul Rahman
Abdul Aziz Ishak, pada tahun 1983 pernah menulis buku berjudul : “Mencari Bako”. Konon buku ini ia tulis karena kebanggaannya sebagai orang keturunan Minang yang banyak mencipta peradaban di kedua belah negeri, Indonesia dan Malaysia. Walau menurut adat Minangkabau yang matrilineal itu, Aziz tak “benar-benar sebagai orang Minang”, namun kegalauannya mencari keluarga ayah (bako dalam [...]
Memutus Rantai Kemiskinan
Posted: November 3, 2010 in Sosial BudayaTag:Indonesia Miskin, Marhaenisme, Pendidikan Murah, Soekarno
Setiap kali ku melintas jembatan penyeberangan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, duduknya selalu menyila. Mengapit anaknya yang tertidur di pangkuan. Parasnya tak pernah nampak jelas oleh ku. Selain tertutup tudung putih lusuh yang sudah kecoklatan, kepalanya selalu menekur. Wajahnya yang acap merunduk, mungkin sedang larut dalam simpuh kepada sang Khalik. Dalam doanya ia meminta, agar anak [...]