Tulisan terkirim dikaitan (tagged) ‘Orang Kaya’

Konglomerat Indonesia

Konglomerat Indonesia

Forbes, dalam ritual tahunannya, kembali menurunkan daftar orang-orang kaya Indonesia. Ada yang berbeda tahun ini. Aburizal Bakrie yang tahun lalu duduk di kursi paling atas, kini harus merosot ke posisi enam. Sejak krisis pasar modal terjadi pada bulan Oktober 2008 lalu, saham BUMI yang menjadi mesin uang grup Bakrie, terjun bebas dari Rp 8.800 hingga mencapai Rp 700. Selain itu, diambil alihnya beberapa saham perusahaan di kelompok Bakrie dari tangan Aburizal, juga turut menekan jumlah kekayannya. Sukanto Tanoto, pengusaha kertas dan bubuk kertas asal Medan, ambil alih posisi menjadi yang teratas.

 

Berikut daftar konglomerat Indonesia menurut versi majalah Forbes Asia :

1. Sukanto Tanoto, US$ 2,8 Milyar; 58 tahun. Di bawah bendera Raja Garuda Mas International yang berpusat di Singapura, Sukanto memproduksi kertas, minyak kelapa, dan sumber daya energi.
2. Putera Sampoerna – US$ 2,1 Milyar; 58 tahun. Perusahaannya, PT H.M Sampoerna, Tbk menjadi perusahaan rokok paling menguntungkan di Indonesia. Selain bisnis rokok, Sampoerna juga mengembangkan perkebunan dibawah kendali PT Sampoerna Agro Industri.
3. Eka Tjipta Widjaja & keluarga – US$ 2,0 milyar; 80 tahun. Pemilik Sinar Mas Grup, yang bergerak di bidang perkebunan, kertas, perbankan, dan sekuritas.
4. Rachman Halim & keluarga – US$ 1,8 Milyar; 59 tahun. PT Gudang Garam yang berbasis di Kediri, Jawa timur merupakan kepunyaannya. Saat ini Gudang Garam menjadi perusahaan rokok terbesar di Indonesia.
5. R. Budi Hartono & keluarga – US$ 1,4 Milyar; 64 tahun. Selain bisnis rokok kretek dengan merek Djarum, Hartono dan keluarga juga merupakan penguasa sebagian saham bank swasta terbesar tanah air, BCA. Hartono juga mulai merambah ke bisnis properti, dengan proyek terbesarnya saat ini ialah kompleks hotel, mal, dan apartemen Grand Indonesia. (lebih…)

Orang Kaya

India … Negeri miskin di anak benua Asia, dengan populasi besar, penduduk yang kurang kreatif, dan hanya mengandalkan hasil pertanian sebagai mata pencahariannya. Namun itu dulu, kisah dua puluh tahun lalu. Kini India telah mengkilap, telah berubah dan menjadi salah satu pesaing terberat Amerika. Tengoklah dalam daftar orang-orang tajir se-jagat yang dikeluarkan oleh majalah ternama, Forbes. India menempatkan empat wakilnya, dalam top sepuluh orang-orang kaya dunia. Amerika yang dari tahun ke tahun mendominasi daftar ini, hanyalah menempatkan dua orang dalam top sepuluh.

Adalah Lakshmi Mittal, Mukesh Ambani, Anil Ambani, dan Kushal Pal Singh, empat pengusaha India yang duduk di posisi tersebut. Lakshmi, yang memiliki pabrik baja terbesar di dunia masih yang terhebat diantara mereka. Pada tahun 2007 lalu, Arcelor Mittal memberikan US$ 45 milyar ke pundi-pundi Lakshmi. Angka ini hanya kalah dari Warren Buffett, Carlos Slim Helu, dan Bill Gates. (lebih…)