Posts Tagged ‘Liberalisasi’


Heboh-heboh WikiLeaks di penghujung tahun 2010 ini, menjadi fenomena bagi zaman kebebasan. Sebagian orang berpendapat, kemunculan WikiLeaks merupakan bentuk dari radikalisme kebebasan. Sebagian lagi menilai, ini merupakan kebebasan yang sejati. Seperti halnya Lehman Brothers dan skema ponzinya Madoff, WikiLeaks merupakan produk dari liberalisme.

Sejarah telah mencatat, sejak satu abad lampau Amerika dan konco-konconya di Eropa, merupakan promotor terpenting dari program demokratisasi dan liberalisasi ke seluruh dunia. Tidak ada satupun negara yang alpa dan absen dari mega-proyek tersebut. Tak terkecuali negara-negara komunis dan kerajaan-kerajaan yang tertutup. Dalam proyek ini Barat meminta (bahkan memaksa) negara-negara lain, agar melakukan transparansi dan kebebasan. Satu abad berlalu, dunia benar-benar menjalankan kebebasan itu : liberalisasi ekonomi, liberalisasi informasi, dan liberalisasi agama.

(lebih…)


Gedung Indosat Jakarta. Indosat salah satu perusahaan negara yang sempat diakuisisi pihak asing

Kekonyolan sering muncul dan terjadi di negeri ini. Secara konsisten dan berulang-ulang. Dan sialnya lagi, kekonyolan itu tak banyak orang yang tahu. Kecuali para sarjana dan teknokrat kita, yang masih bersih dan belum terkooptasi dengan pemikiran ekonomi liberal. Masalah ekonomi dan isu di seputarannya, memang hangat untuk diperbincangkan. Terlebih lagi jika terkait dengan intervensi dan kepemilkian asing di dalamnya. Seperti kasus baru-baru ini, yakni penawaran umum perdana (IPO) saham PT. Krakatau Steel (dengan kode Bursa : KRAS) di Bursa Efek Indonesia.

Pada kasus ini, muncul masalah mengenai penentuan harga perdana yang dipatok pada level Rp 850 per sahamnya. Pemerintah dan penjamin emisi — pihak yang paling bertanggung jawab dalam penentuan harga perdana — bersikukuh bahwa angka tersebut merupakan harga yang optimal. Sedangkan para pengamat ekonomi dan kaum sosialis-nasionalis menuding, harga penawaran tersebut masih di bawah dari nilai wajar perusahaan. Walau akhirnya harga perdana tak bergeming pada nilai yang telah ditentukan, harga KRAS sempat terbang ke level Rp 1.250 atau naik sebesar 47% pada penjualan hari pertama. Melihat kenaikan KRAS yang spektakuler, para pengamat ekonomi beranggapan : negara telah dirugikan dalam proses IPO Krakatau Steel.

(lebih…)