Arsip untuk Juni, 2010


Grand Indonesia (kanan) dan Plaza Indonesia (kiri), dua pusat perbelanjaan level AAA+

Siapa yang tak kenal Singapura. Negara pulau yang terletak di penghujung semenanjung Melayu itu, telah lama dikenal sebagai tempat belanja kelas dunia. Namun siapa yang tahu, pusat-pusat perbelanjaan di kota Singa itu, ternyata tak lebih banyak dari Jakarta. Bukan hanya itu, dari segi luas area, mal-mal dan pusat perbelanjaan Jakarta jauh lebih besar.

Kalau Singapura cuma punya dua, Orchard Road dan Bugis Street, sebagai distrik belanja yang besar. Maka Jakarta punya lebih dari itu. Setidaknya ada empat kawasan perbelanjaan besar di Jakarta — Glodok-Mangga Dua, Blok M, Jatinegara, dan Kelapa Gading — yang luasnya sepadan dengan Orchard dan Bugis-nya Singapura. Tidak hanya itu, Jakarta juga punya pusat grosir terbesar : Tanah Abang dan ITC Cempaka Mas. Di kawasan Thamrin dan Senayan, ada pula mal-mal mewah nan nyaman, yang dari segi kualitas boleh jadi di atas Kuala Lumpur, Bangkok, bahkan Singapura.

 

Belanja papan atas

Sejak tahun 1990 lalu, pusat-pusat perbelanjaan besar, tumbuh subur menghiasi wajah Jakarta. Tak terkecuali mal-mal mewah bintang lima dengan level AAA dan AAA+. Berdasarkan survei Litbang Kompas pada tahun 2009, sekitar 13% penduduk Jabodetabek berpenghasilan di atas US$ 10.000/tahun. Jika saat ini populasi Jabodetabek berjumlah 24 juta jiwa, maka sekitar 3,12 juta orang penduduknya berpenghasilan di atas Rp 7,5 juta per bulan. (lebih…)


Pusat kota Bandung terlihat dari atas

Sejak dibukanya jalan tol Cipularang, Bandung telah menjadi destinasi favorit masyarakat Jakarta. Di akhir pekan, tak kurang dari seribu kendaraan warga Jakarta, datang berbondong-bondong memenuhi obyek-obyek wisata kota ini. Bandung yang menjadi ibu kota propinsi Jawa Barat, terletak diketinggian 768 meter di atas permukaan laut. Topografinya yang diapit dua buah gunung, memberikan kesejukan bagi para penghuninya. Selain udaranya yang sejuk, Bandung juga memiliki pemandangan alam yang menawan. Beberapa obyek wisata alam yang banyak dikunjungi pelancong antara lain Maribaya, Ciater, Dago Pakar, dan Gunung Tangkuban Perahu. Jauh ke selatan, ada pula kebun teh Rancaekek serta Ciwidey yang tak kalah menariknya. Serta Situ Patengan dan Kawah Putih, yang juga menawarkan sensasi alam menakjubkan.

Pariwisata Bandung, kini tak hanya sekedar pemandangan alam dan udaranya yang sejuk. Namun ia telah bermetamorfosis menjadi sebuah surga belanja, yang menawarkan berbagai macam model fesyen. Dari sepatu, baju, tas, hingga ke perhiasan. Tak hanya itu. Bagi Anda yang menyukai wisata kuliner, Bandung juga menyediakan aneka jajanan khas kota kembang. Seperti batagor, siomay, es durian, dan kue-roti buatan lokal.

(lebih…)


Satu minggu lagi turnamen terakbar FIFA World Cup 2010 akan digelar. Namun begitu, sorak sorai dan gegap gempita pesta terbesar umat manusia se-dunia, telah terdengar sejak satu bulan lalu. Berbagai media massa baik cetak maupun elektronik, telah melaporkan persiapan helat empat tahunan tersebut. Yang paling ramai ialah pemberitaan tentang kesiapan tim serta prediksi mengenai siapa yang akan keluar sebagai juara. Dalam perjumpaan kali ini, saya mencoba untuk ikut mengulas serta memprediksi tim-tim mana saja yang mampu maju ke babak 16 besar, perempat final, semi final, hingga partai final. Seperti halnya prediksi dan analisa dari para pengamat profesional, boleh jadi hasil analisa ini lebih banyak salah ketimbang benarnya.

Untuk kedua kalinya, Piala Dunia diselenggarakan di luar benua Eropa dan Amerika. Setelah Korea dan Jepang tahun 2002 lalu, kini giliran Afrika Selatan yang menjadi host turnamen. Seperti halnya delapan tahun lalu, Piala Dunia kali ini diperkirakan akan banyak melahirkan kejutan. Faktor cuaca, pendukung fanatik, ketinggian tempat pertandingan, serta ilmu-ilmu hitam khas Afrika sedikit banyaknya akan mempengaruhi performa negara-negara peserta. Jika Korea-Jepang 2002, dunia dikejutkan oleh tersingkirnya tim juara bertahan Prancis di babak penyisihan, serta majunya Korea Selatan hingga partai semi final. Maka tahun ini, kejutan besar diperkirakan datang dari tim-tim Afrika, yang selama ini hanya dianggap sebagai tim anak bawang. Untuk itu saya mengkalkulasi empat dari enam tim kontestan asal Afrika akan lolos ke babak 16 besar, mereka adalah Afrika Selatan (runner-up grup A), Nigeria (runner-up grup B), Kamerun (runner-up grup E), dan Pantai Gading (runner-up grup G). Melihat komposisi pembagian grup yang cukup ketat, beberapa tim unggulan seperti Meksiko, Ghana, dan Portugal, diperkirakan akan tersingkir di babak awal. Selain itu, cederanya beberapa pemain pilar seperti Nani dan Essien, turut mempengaruhi performa tim-tim tersebut. Negara-negara Asia seperti halnya Piala Dunia sebelumnya, masih belum bisa berbuat banyak. Australia yang baru bergabung bersama AFC pada Piala Dunia kali ini, diperkirakan menjadi satu-satunya wakil Asia di babak 16 besar. Berikut perkiraan 16 tim yang lolos ke babak perdelapan final : Prancis, Afrika Selatan, Argentina, Nigeria, Inggris, Amerika Serikat, Jerman, Australia, Belanda, Kamerun, Italia, Paraguay, Brazil, Pantai Gading, Spanyol, Chili.

(lebih…)


Mavi Marmara membawa bantuan ke Gaza

Dunia semakin centang perenang. Keadilan, makin jauh panggang dari api. Kebiadaban, seolah suatu hal yang biasa-biasa saja. Minggu ini masyarakat internasional kembali dipertontonkan oleh aksi tak beradab tentara zionis Israel. Sepasukan tentara komando Israel, menyerbu kapal penumpang berbendera Turki, Mavi Marmara. Kapal yang mengangkut ratusan relawan beserta bala bantuan itu hendak menuju Gaza, negeri seribu konflik yang saat ini sedang sekarat. Kapal itu diserbu saat melaju di tengah lautan Mediterania, wilayah perairan internasional yang berjarak 150 km lepas pantai Gaza.

Kronologis kejadian hingga saat ini masih simpang siur. Menurut juru bicara Israel, kedatangan pasukan tersebut bertujuan untuk memeriksa jenis bantuan yang hendak dikirim, yang kemudian langsung mendapat penolakan berupa pemukulan dari para relawan. Namun cerita ini segera dibantah oleh beberapa korban yang melihat langsung kejadian tersebut. Menurut mereka, tentara Israel terlebih dahulu melakukan penembakan ke arah kapal sembari meluncur dari atas helikopter militer. Setibanya di atas geladak, beberapa relawan memang memukuli mereka. Namun pemukulan itu sebagai bentuk aksi bela diri atas penyerbuan tersebut. Setelah pemukulan, sejumlah peluru karet keluar dari moncong senapan Israel. Tak lama kemudian, berondongan senjata api terdengar jelas menembaki para relawan. Puluhan orang terkapar. Dan diantara puluhan itu, 10 dilaporkan tewas.

Penyerbuan itu terasa janggal. Pertama, kapal masih berada di perairan internasional, wilayah netral dimana tak satupun negara boleh melakukan tindakan sewenang-wenang. Kedua, kapal Mavi Marmara merupakan kapal dengan misi kemanusiaan, yang sudah seharusnya Israel membuka tangan atas kehadiran mereka. Ketiga, awak kapal kebebasan itu tak satupun yang bersenjata. Keempat, misi ini bukanlah misi keagamaan yang selama ini dicurigai politisi Yahudi konservatif. Karena dalam kapal itu, selain umat muslim turut pula 40 anggota parlemen dari negara-negara Eropa yang nasrani.

(lebih…)