Rishi Sunak dan Keturunan India di Inggris Raya

Posted: 16 November 2022 in Sosial Budaya
Tag:, , , , , ,

Rishi Sunak dan Akshata Murthy

Liz Truss akhirnya menyerah juga. Setelah menjabat selama 50 hari sebagai Perdana Menteri Inggris, tanggal 25 Oktober lalu ia mengajukan pengunduran diri. Posisinya digantikan oleh Rishi Sunak yang sebelumnya menjabat sebagai kanselor. Sunak adalah salah satu dari sekian banyak orang keturunan India yang sukses meniti karier di Inggris Raya. Sebelumnya kita mendengar nama Sadiq Khan, yang menjabat sebagai walikota London. Keberhasilan keturunan British India di Inggris Raya, boleh dibilang cukup mengesankan. Selain sebagai politisi, banyak pula diantara mereka yang sukses di dunia bisnis dan profesional. Mereka ada yang menjadi ahli hukum, ahli kesehatan, dan tak sedikit pula yang menjadi selebritis. Nah, dalam artikel kali ini kami akan mengajak Anda untuk melihat sepak terjang orang-orang keturunan India di Inggris Raya. Ini cukup menarik, mengingat Inggris merupakan negara ex-penjajah India, yang kemudian banyak menampung para imigran dari anak benua tersebut.

Kalau kita melihat latar belakang keluarga Sunak, mereka adalah para imigran yang telah berpindah-pindah dari British India ke Afrika Timur, lalu ke Inggris. Kedua kakenya berasal dari Punjab yang bermigrasi ke Afrika Timur pada dekade 1930-an. Ayah Sunak lahir di Kenya, sedangkan ibunya di Tanzania. Keluarga mereka lalu bermigrasi ke Inggris pada dekade 1960-an. Mereka menikah di Leicester tahun 1977, sebelum akhirnya pindah ke Southampton. Yashvir Sunak sang ayah, berprofesi sebagai ahli kesehatan di Pelayanan Kesehatan Nasional. Sedangkan ibunya Usha Sunak, mengelola apotek keluarga yang terletak di Burgess Road, Southampton. Rishi merupakan anak tertua dari tiga orang bersaudara. Adik-adiknya juga tergolong sukses. Raakhi Williams adiknya yang paling kecil, menjabat sebagai chief strategi dan perencanaan di salah satu lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa. Rishi menikah dengan Akshata Murthy, putri dari Narayana Murthy, yang merupakan pendiri sekaligus pemilik perusahaan teknologi : Infosys.

Selain Rishi Sunak, politisi keturunan India yang juga berkibar di Inggris Raya adalah Sadiq Khan. Sadiq juga berasal dari etnis Punjab. Pada tahun 1947 ketika India dan Pakistan berpisah, kakek-neneknya ikut gelombang eksodus dari India ke Pakistan. Karena kesulitan ekonomi, keluarganya lalu merantau ke Inggris pada tahun 1960-an. Kalau dilihat, ini semasa dengan migrasi keluarga Sunak dari Afrika Timur ke tanah Inggris. Berbeda dengan keluarga Sunak yang menggeluti dunia kesehatan, ayah Sadiq hanya menjadi supir bus di London. Namun kedua anak mereka sukses menjadi politisi tersohor di Britania. Yang tak kalah mengkilap adalah Suella Braverman yang kini menjabat sebagai Home Secretary (Menteri Dalam Negeri/Sekretaris Negara). Meski lahir di London, namun kedua orang tuanya merupakan imigran asal Mauritius dan Kenya. Ayahnya asli Goa, sedangkan ibunya orang Tamil. Suella juga sempat mengikuti kontestasi pemilihan ketua Partai Konservatif pasca pengunduran diri Boris Johnson. Namun ia kemudian kalah dari Liz Truss. Sebelum Suella, politisi keturunan India lainnya yang menempati posisi Home Secretary adalah Priti Patel. Priti adalah seorang Gujarat kelahiran London. Orang tuanya juga bermigrasi dari Afrika Timur (Uganda) sekitar dekade 1960-an.

Lakshmi Mittal dan keluarga

Tak hanya sukses di dunia politik, orang-orang keturunan India juga berjaya di dunia bisnis. Berdasarkan laporan Sunday Time Rich List di tahun 2017, dari empat orang terkaya di Inggris, tiga merupakan orang India. Yang paling terkenal tentu Lakshmi Mittal, yang merupakan pemilik perusahaan baja terbesar di dunia : Arcellor Mittal. Lakshmi mewarisi usaha baja dari ayahnya, Mohanlal Mittal. Yang menarik, Mohanlal memulai usahanya di Sidoarjo, Jawa Timur, saat usianya masih 26 tahun. Pada tahun 1976, ia mendirikan PT Ispat Indo di kota yang bersebelahan dengan Surabaya itu. Adik perempuan Lakshmi, Seema Mittal, menikah dengan pengusaha Indonesia keturunan India, Sri Prakash Lohia. Pengusaha India lainnya yang sukses berbisnis di Inggris adalah Amit Bhatia. Dia merupakan pemilik perusahaan investasi Swordfish Investments serta klub sepak bola Queens Park Rangers. Ia menikah dengan putri Lakshmi Mittal : Vanisha. Kakak beradik Srichand dan Gopichand Hinduja juga terhitung sebagai pengusaha besar di Inggris Raya. Keduanya merupakan pemilik Hinduja Group, sebuah konglomerasi yang menaungi perusahaan otomotif, minyak bumi, perbankan, dan IT. Meski perusahaannya berbasis di India, namun kakak beradik ini mengendalikannya dari Inggris. Ya, sejak tahun 1979 mereka telah bermigrasi dan tinggal di Inggris. Pada tahun 2020, keduanya tercatat sebagai orang terkaya di Inggris. Kini kekayaannya ditaksir mencapai 28,5 miliar poundsterling.

* * *

Jika kita menengok komposisi masyarakat India di Inggris Raya, maka pada tahun 2011 lalu ada sekitar 1,4 juta jiwa orang keturunan India atau setara 2,3% dari total populasi. Angka ini merupakan yang terbesar diantara kelompok minoritas lainnya, seperti orang Pakistan, Bangladesh, ataupun China. Sebagian besar orang India berasal dari etnis Punjab, Gujarat, Bangla, dan Malayali, serta sebagian kecil lainnya merupakan etnis Tamil dan Telugu. Kedatangan orang India ke Inggris Raya sudah berlangsung sejak abad 18 lalu. Ketika itu banyak diantara mereka yang direkrut untuk menjadi laskar serta bekerja di perusahaan dagang Inggris : EIC. Disamping itu, tak sedikit dari mereka yang menjadi pengasuh anak, yang mana ketika sang majikan pulang ke Inggris, mereka ikut bersamanya.

Sebagaimana diketahui, orang-orang keturunan India hampir keseluruhannya bermukim di perkotaan. Salah satu kota yang memiliki etnis India cukup besar adalah London. Di kota berpenduduk 8,9 juta jiwa itu, ada sekitar 6,64% orang keturunan India yang sebagian besarnya tinggal di London Barat. Jika sebagian besar orang Gujarat bermukim di kawasan Wembley dan Harrow, maka orang keturunan Punjab banyak yang berdomisili di Southall. Sedangkan komunitas India muslim yang berjumlah 20% dari populasi India London, mayoritas bermukim di London Timur. Di Harrow, lebih dari seperempat populasinya adalah keturunan India. Jumlah ini tak berbeda jauh dari populasi pribumi Inggris yang mencapai 31%. Jadi boleh dibilang, di kawasan ini orang India cukup mencolok. Salah satu ruas jalan di London : Southall Broadway, juga dikenal sebagai “Little India”. Disana Anda bisa menjumpai deretan restoran India serta supermarket yang menjual produk-produk khas India.

Taj Mittal

Kalau Anda menyigi peta London, maka akan terlihat bahwa semua distrik itu berada di bagian luar (outer) kota, atau di kawasan sub-urban. Meski mayoritas orang India tinggal di Outer London, namun banyak pula diantara mereka yang bermukim di kawasan inner atau pusat kota. Pada tahun 2001, dari sekitar 2,85 juta penduduk pusat kota, ada sebanyak 85.471 keturunan India. Artinya sekitar 3% penduduk Inner London merupakan kelompok India. Di dua kawasan elit : Kensington dan Chelsea, tercatat ada sekitar 3.000 dan 5.000 orang India. Di Kensington Palace Gardens — sebuah hunian ekslusif yang hanya dihuni orang-orang paling tajir — tinggal-lah keluarga baron India : Lakhsmi Mittal. Disana ia memiliki sebuah rumah mewah yang dijuluki “Taj Mittal”, yang dibelinya dari bos Formula One, Bernie Ecclestone, senilai 57 juta poundsterling. Rumah seluas 5.100 meter persegi itu disebut-sebut sebagai kediaman terbesar di tengah kota London, setelah Istana Buckingham. Di kompleks ini, ia juga memiliki satu rumah lagi yang merupakan bekas Kedutaan Besar Filipina. Rumah yang dibelinya seharga 70 juta poundsterling itu, kini ditempati putrinya : Vanisha. Untuk putranya Aditya, Lakshmi juga membelikannya sebuah mansion di kompleks yang sama. Tak kalah mewah dari dua rumah sebelumnya, properti ini dibelinya dari pengusaha Israel, Noam Gottesman, seharga 117 juta poundsterling.

Kawasan pusat kota lainnya yang kini cukup diminati orang kaya baru India adalah Mayfair dan Belgravia. Menurut Camilla Dell, salah seorang agen properti yang berbasis di London, orang kaya India yang telah sukses di negerinya, banyak yang kepincut untuk membeli properti di London. Mereka yang membeli properti disana kebanyakan para orang tua kelas atas yang sedang menyekolahkan anak-anaknya di Inggris. Karena mereka punya uang, properti yang dipilih-pun merupakan properti terbaik yang berada di kawasan elit. Mereka senang dengan Kensington, Chelsea, Mayfair, dan Belgravia, yang dianggap sebagai kawasan elit London. “Ketika orang menjadi kaya, mereka suka memiliki properti di luar negeri. Dan sebuah rumah di London, dipandang sebagai aset trofi”, ungkap Camilla. Ya, bagi sebagian orang India, tinggal di London memang menjadi impian mereka. Itulah mengapa, harga properti di pusat kota London, naik cukup atraktif. Selain di kawasan tersebut, ada 216 orang tajir India lainnya yang menghuni distrik termahal : City of London. Kawasan ini merupakan pusat bisnis London, tempat dimana London Stock Exchange dan Bank of England berada.

Banyaknya orang India yang tinggal di kawasan elit London, mencerminkan bagaimana kehidupan sosial mereka disana. Berdasarkan sensus tahun 2016-2018, dinyatakan bahwa sekitar 43% rumah tangga India memperoleh pendapatan lebih dari 34.700 poundsterling per tahun. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan orang Asia lainnya (29%), bahkan dari orang kulit putih sekalipun (42%). Tingginya pendapatan masyarakat India di Inggris Raya, disebabkan oleh okupansi mereka yang berkisar di dunia profesional (31%), seperti menjadi insinyur, dokter, ataupun guru. Serta 20,9% lainnya bekerja di sektor perbankan, keuangan, dan asuransi. Dari sisi pendidikan-pun, orang keturunan India juga memiliki pencapaian yang cukup baik. Sekitar 15,3% anak-anak berusia 16 hingga 18 tahun, telah memperoleh sertifikasi level A. Angka ini jauh di atas pencapaian anak-anak kulit putih (11%), meski masih di bawah siswa keturunan China (22,5%).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s