Posts Tagged ‘Dahlan Iskan’

Kalau Amerika punya Jack Welch atau Thomas W. Horton yang berhasil membalikkan kondisi perusahaan dari yang hampir bangkrut jadi menguntungkan, maka Indonesia juga memiliki Chief Executife Officer (CEO) terbaik yang sukses melakukan turn around perusahaan-perusahaan sekarat menjadi perusahaan hebat. Nah, dalam artikel kali ini, kita akan mengulik siapa-siapa saja diantara mereka yang layak disebut sebagai CEO terbaik, yang berhasil membalikkan keadaan perusahaan dari kondisi merugi jadi menguntungkan. Selain itu, kami juga mencatat ada beberapa eksekutif yang berhasil mengubah lanskap bisnis dengan memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat luas.

Memang gampang-gampang susah mencari the best CEO dari sekian ribu pemimpin perusahaan di Indonesia. Oleh karenanya kami hanya memfokuskan diri pada perusahaan besar yang memiliki pengaruh terhadap perekonomian nasional. Mungkin artikel ini terlalu singkat untuk menggambarkan seberapa besar keberhasilan mereka. Namun setidaknya, deskripsi ini akan memperlihatkan kepada kita bahwa jika perusahaan-perusahaan besar dipimpin oleh orang yang tepat, akan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

(lebih…)

Iklan
Karikatur Dahlan Iskan (sumber : alomet.net)

Karikatur Dahlan Iskan (sumber : alomet.net)

Kalau Anda berlangganan koran Jawa Pos, dan membaca tulisan-tulisan Dahlan Iskan pada halaman pertama, mungkin Anda akan merasa optimis mengenai keberlangsungan Republik ini. Bagaimana tidak, lewat tulisan itu, Pak Dis — sapaan akrab Dahlan Iskan — mampu memberikan harapan dan gairah baru bagi Indonesia. Semua urusan Perusahaan Negara (baca : BUMN) yang karut-marut selama beberapa tahun belakangan ini, selalu ada saja solusinya. Kita tahu, banyak perusahaan-perusahaan negara yang selama ini dikelola asal-asalan. Selain korupsi yang meruyak, banyak manajemen BUMN diisi orang-orang yang tak kompeten. Sehingga hampir sebagian besar perusahaan milik negara mengalami kerugian.

Salah satu perusahaan plat merah yang mengalami kerugian cukup besar adalah Pertamina. Perusahaan petroleum kebanggaan bangsa ini tidak hanya kalah di pasaran luar negeri, namun juga keok dalam memenuhi permintaan dalam negeri. Untuk menyiasatinya, maka Dahlan bersama tim manajemen Pertamina telah bersepakat membentuk “Brigade 200 K”. Pasukan ini bertujuan untuk meningkatkan produksi minyak Pertamina mencapai 200.000 barel per hari dalam waktu dua tahun. Selama ini Pertamina memang keteteran dalam memenuhi permintaan. Namun selama itu pula tak ada seorang-pun dari pihak Kementeriaan BUMN yang mau menuntasan permasalahan ini. Kini setelah Pak Dis menggebrak anak-anak muda Pertamina untuk meningkatkan angka produksi, maka diharapkan dua tahun mendatang Pertamina sudah bisa menjadi raja di kawasan ASEAN.

(lebih…)