Posts Tagged ‘Wisata Indonesia’


Pantai Kuta

Pagi menjelang siang. Ombak di Pantai Kuta seperti hari-hari biasanya, menggulung kencang, memanjakan para peselancar yang sedang berakrobat. Saya bersama ratusan turis lainnya, menikmati suasana pantai yang belum begitu menyengat. “Selamat pagi Pak, silahkan duduk-duduk disini”, seseorang menyapaku dengan ramah dan sopan. Tanpa pikir panjang, saya-pun menuruti perkataannya. Setelah itu perbincangan kami-pun berjalan gayeng. Diperlakukan seperti saudara sendiri, segan pula rasanya untuk tak mencicipi kelapa muda yang tersaji. Meski kelapa muda yang dijualnya terlalu masak, namun perlakuan istimewa dari sang penjual, tak membuatku keberatan mengeluarakan Rp 15.000 untuk sebatok kelapa yang sudah menua. Tak jauh dari tempat saya duduk, nampak beberapa wanita setengah baya sedang memijat keluarga asal Australia. Didekat mereka, tiga perempuan Jepang asyik berselonjor sambil menikmati ombak pagi.

Di Bali every day is holiday, begitu penuturan Ni Putu Ayu, salah seorang pemandu wisata kami yang cukup cekatan. Oleh karenanya, banyak orang yang memanjangkan kata Bali menjadi “banyak libur”. Meski Bali menjadi tujuan utama wisata nasional, namun tak semua wilayah di Pulau Dewata ini merupakan tempat pariwisata. Hanya beberapa lokasi yang menjadi surga bagi para pelancong, antara lain : Nusa Dua, Benoa, Sanur, Jimbaran, Tabanan, Kintamani, Ubud, dan Kuta.

(lebih…)


Pantai Kuta, Bali

Baru-baru ini Majalah SWA bekerja sama dengan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) menyelenggarakan survei dalam rangka Indonesia Tourism Award (ITA) 2010. Kegiatan ini terselenggara untuk yang kedua kalinya, sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia. Dalam hasil survei itu terlihat bahwa Denpasar, Bali merupakan kota terfavorit (the most favourite cities) pilihan responden. Selain itu dua daerah wisata Bali lainnya, yakni Bedugul dan Pantai Sanur terpilih sebagai daerah tujuan wisata paling favorit (the most favourite destination cities).

Tak beranjaknya daerah tujuan wisata utama kita dari Pulau Dewata, menandakan tak adanya perkembangan berarti pariwisata di daerah lain. Hal ini diperkuat oleh timpangnya jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang mengunjungi Bali dibanding dengan propinsi-propinsi lainnya. Berdasarkan data Kemenbudpar 2009, tercatat bahwa Bali dikunjungi oleh sekitar 2,38 juta wisman atau 37,7% dari total seluruh wisman yang berkunjung ke Indonesia. Banyak faktor yang menghambat perkembangan pariwisata di daerah-daerah lain. Salah satunya adalah sarana seperti hotel, restoran, dan klub-klub malam. Selain itu kemudahan wisatawan menjangkau wilayah tersebut, juga menjadi faktor penentu sukses tidaknya pariwisata di daerah itu.

(lebih…)