Posts Tagged ‘Pilpres 2014’


sumber : kompasiana.com

sumber : kompasiana.com

Pilpres 2014 ternyata bukan cuma menciptakan kegaduhan dan intrik-intrik politik. Namun juga cerita-cerita lucu yang dibuat oleh tim-tim kreatif dadakan. Dari sekian banyak cerita yang terkumpul, baik itu melalui facebook, instagram, twitter, blog, atau media-media partisan, penulis melihat cerita-cerita bergambar-lah yang laris di “pasaran”. Gambar-gambar yang berisi monolog atau dialog tokoh-tokoh politik, biasanya menjadi kesukaan para netizen. Seperti gambar di samping, yang memperlihatkan “strategi” Prabowo yang akan mengurangi kebocoran anggaran. Gambar ini ternyata mendapatkan apresiasi yang cukup luas dikalangan pengguna media sosial.

Gambar lainnya adalah foto Aburizal Bakrie sedang memegang keris. Gambar ini beredar luas di twitter, setelah Ahmad Dhani berkicau akan memotong kemaluannya jika Jokowi terpilih menjadi presiden. Selain tokoh-tokoh politik, beberapa media partisan seperti TV One juga terkena olok-olok masyarakat. Gambar-gambar kreatif yang menunjukkan ketidakakuratan media tersebut menjadi perbincangan di beberapa akun twitter. Yang cukup populer diantaranya ialah hasil pertandingan Piala Dunia yang disiarkan oleh TV One. Dengan menggunakan hashtag “TV One Memang Beda”, hasil pertandingan yang seharusnya dimenangkan Argentina, malah berbalik menjadi kemenangan Belanda.

sumber : kabar24.com

sumber : kabar24.com

(lebih…)


Hasil Survei Capres 2014 versi Kompas (sumber : kompas.com)

Hasil Survei Capres 2014 versi Kompas (sumber : kompas.com)

Pendulum politik 2014 mulai menghangat. Beberapa lembaga survei seolah-olah berebut untuk menayangkan hasil riset mereka yang terkini. Dari sekian nama calon presiden, tercelak nama Joko Widodo (Jokowi). Gubernur Jakarta yang baru menjabat setahun terakhir. Namanya tak hanya melampaui pimpinannya : Megawati, namun juga telah menyalip Prabowo Subianto, jenderal yang digadang-gadang bakal menggantikan SBY di tahun 2014 nanti. Dari hasil survei LSI sepanjang bulan Oktober 2013, tercatat nama Jokowi berada di urutan pertama dengan tingkat dukungan sekitar 38,3%; diikuti oleh Prabowo Subianto (11,1%) dan Wiranto (10%). Melihat hasil survei tersebut, tentu ada pihak yang merasa senang dan ada yang tak senang. Selain para pesaing Jokowi, beberapa politisi yang tak puas antara lain Ruhut Sitompul dan Amien Rais. Kalau Ruhut, tak perlulah kita perbincangkan disini. Sepak terjangnya yang tak lebih dari seorang “tukang pukul”, tak kan pernah menggegerkan jagat politik tanah air.

Nah, yang menarik adalah sikap Amien Rais. Kita tahu, pendiri Partai Amanat Nasional (PAN) itu merupakan penggagas Poros Tengah. Ketika itu dalam Sidang Umum MPR 1999, Amien dan politisi partai Islam lainnya berhasil mendudukkan Abdurrahman Wahid di kursi kepresidenan. Langkah tersebut sekaligus mendepak Megawati yang akhirnya harus puas menerima posisi wakil presiden. Kegigihan Amien untuk menempatkan mantan ketua NU itu sebagai presiden, sebagai bentuk ketidaksenangannya terhadap para kapitalis asing dan konglomerat non-pri yang berada di belakang kubu Megawati. Ketakutannya yang lain adalah banyaknya politisi-politisi “anti-Islam” yang menjadi penyokong putri Bung Karno itu. Amien memperkirakan, jika Megawati naik, maka “orang-orang Islam” dan segala kepentingannya akan tersingkir. Sebaliknya, para kapitalis asing, konglomerat non-pri, dan politisi “anti-Islam” akan semakin berkibar. Walaupun prasangka Amien tak sepenuhnya benar – terbukti ketika Megawati menjabat sebagai presiden periode 2001-2004, namun nampaknya prasangka ini kembali ia tiupkan kepada Jokowi.

(lebih…)