Toko Merah di Jalan Kali Besar Barat

Toko Merah di Jalan Kali Besar Barat

Pergi melancong ke Kota Tua Jakarta (Oud Batavia), ternyata memiliki keasyikan tersendiri. Tak perlu merogoh kocek dalam-dalam, saya sudah bisa menikmati keindahan tempat-tempat bersejarah di lokasi awal mula Jakarta berdiri. Agar hemat sampai tujuan, moda transportasi murah seperti kereta listrik dan bis Transjakarta menjadi pilihan. Untuk perjalanan kali ini, saya memilih kereta listrik ekonomi. Selain praktis dan cepat, harga tiketnya-pun super murah. Sekali jalan dari Cakung ke Jakarta Kota, cukup dengan tiga koin Rp 500. Pagi itu kereta berjalan lambat dari biasanya. Beberapa kali kereta kami harus tertahan untuk berganti jalan dengan yang lain. 45 menit perjalanan, saya tiba di Jakarta Kota. Jam di stasiun masih menunjuk ke angka sembilan, tanda sinar mentari belum keras menyengat.

Ke arah utara menyusuri pedestrian yang sempit, saya berserobok bangunan tua dengan halaman cukup luas. Kompleks bangunan ini kira-kira berukuran 200 x 150 meter. Konon tempat ini dulu menjadi balai kota (stadhuis) dan kantor bagi para penggede VOC. Dari bangunan besar inilah, VOC mengendalikan bisnisnya yang terbentang luas mulai dari Afrika hingga Kepulauan Maluku. Kini bangunan yang berdiri sejak tahun 1710 itu, telah berubah menjadi Museum Fatahillah atau Museum Sejarah Jakarta. Museum ini memang terkesan angker. Di bawah tanah, terdapat beberapa ruang penjara setinggi tengkuk orang dewasa. Di tempat inilah dulu, Untung Suropati menjalani hukuman sekaligus menjalin kisah asmara dengan anak gadis penggede VOC. Museum ini berlantai tiga, dengan beberapa rumah kecil di sekitarnya. Di halaman muka, berdiri tiang bekas tempat eksekusi hukuman gantung bagi narapidana kelas kakap. Sedangkan di belakang, terletak meriam Si Jagur yang terkenal itu.

Baca entri selengkapnya »


Kapitalisme

Di zaman ekonomi kartal dewasa ini, segalanya menjadi mungkin. Orang-orang yang coba untuk menjadi kaya, cukuplah tampil parlente. Tak perlu sekolah tinggi-tinggi, asal bisa berhitung, baca peluang plus pergaulan luas, menjadi seorang miliuner tak sulit digapai. Hanya pakai jas, sedikit wewangian, dan diantar sopir dengan mobil bermerek, bisa menambat hati banyak orang. Tak terkecuali pihak bank. Masuklah Anda ke bank dengan gaya necis macam ini, layanan prioritas tak kan sulit diraih. Tawaran kartu kredit platinum tanpa limit, serta bunga pinjaman yang menarik menanti Anda. Mau buka usaha tapi tak punya modal, tinggal pinjam uang ke bank. Cukup kasih komisi 1% ke para pejabat bank, dijamin urusan Anda cepat kelar. Buka usaha tak perlu pintar-pintar amat. Asal bisa memenej orang serta patpatgulipat dengan birokrat, bisnis Anda dijamin sukses. Untuk tenaga kerja, Anda tinggal hire alumni-alumni terbaik UI dan ITB. Kasih gaji tinggi dan minta mereka menjalankan usaha Anda sebaik mungkin.

Mau memperbesar skala usaha, banyak jalan menuju Roma. Mungkin salah satu cara yang tepat, masuk ke pasar modal. Sukses di pasar modal resepnya cuma satu, buat semenarik mungkin kinerja saham perusahaan Anda. Jadikan seolah-olah saham ini sebagai tempat investasi yang menguntungkan bagi banyak orang. Dimasa sekarang, dimana kepeng rupiah yang berbicara, menciptakan yang seperti ini tidaklah sulit. Baca entri selengkapnya »


Kabinet SBY Berpose Di Depan Istana Negara

Kabinet SBY Berpose di Depan Istana Negara

Nama-nama telah tersusun dengan lengkap. Hari ini (Senin, 19/10/09), SBY telah rampung mengaudisi calon-calon yang nantinya bakal membantu beliau dalam menangani problema bangsa. Tanggung jawab bagi mereka yang terpilih tidak lah ringan. Dari daftar nama yang datang ke Cikeas, nampak muka-muka baru yang muda menyegarkan. Yang muda itu datang dari berbagai latar belakang profesi, etnis, dan keahlian. Ada Helmy Faishal Zaini politisi PKB kelahiran 1972. Beliau merupakan calon menteri termuda dalam kabinet ini. Ada Andi Mallarangeng, bang kumis asal Bugis yang kerap mendampingi SBY kemanapun ia pergi. Ada Marty Natalegawa, yang kemungkinan besar akan di plot menjadi menteri luar negeri. Disamping mereka, ada Tifatul Sembiring sang presiden PKS, dan Gita Wirjawan yang memiliki Ancora Capital.

Kabinet SBY kali ini, juga akan diisi oleh orang-orang bersih. Mr. Clean yang masuk kabinet antara lain Gamawan Fauzi, gubernur Sumatera Barat yang berhasil meningkatkan kinerja aparatur negara sekaligus memberantas korupsi di lingkungan pemerintahannya. Selain Gamawan ada Sutanto, mantan kapolri yang dikenal idealis dan bersih.

Baca entri selengkapnya »


Di bulan Ramadhan, ketika pembayaran zakat diwajibkan kepada seluruh umat Muslim, banyak saudara-saudara kita yang mengikutsertakan pula pembayaran zakat profesi disamping zakat fitrah. Emangnya zakat profesi tuh ada? Zakat profesi, zakat jenis apa tuh ..? Definisi yang berkembang luas dimasyarakat, zakat profesi merupakan zakat yang wajib dikeluarkan oleh para profesional, dari gaji yang diterimanya setiap bulan. Entah itu ia berprofesi sebagai dokter, akuntan, konsultan, pengacara, pegawai, ataupun jenis profesi lainnya. Besarnya 2,5% dari total gaji yang diterima, tanpa ada haul (putaran satu tahun), dan nisab yang sama dengan zakat harta.

Kita semua sepakat bahwa zakat itu wajib hukumnya. Jadi apabila zakat profesi itu benar-benar ada, maka haram hukumnya bagi umat Muslim yang tidak menyisihkan 2,5% gajinya. Wah..wah.. kasihan juga ya buat orang-orang yang punya kebutuhan banyak, namun gaji yang mereka terima tidak mencukupi semua kebutuhannya. Sudah tak mampu memenuhi keperluan, masih pula harus diwajibkan berzakat. Apa benar hal yang seperti ini sesuai dengan prinsip ajaran Islam yang pro kepada orang-orang lemah.

Baca entri selengkapnya »


Pemukiman kumuh, potret masyarakat Indonesia yang terbelakang

Di tahun 1960, pendapatan per kapita masyarakat Indonesia masih setara dengan Korea Selatan. Kini setelah hampir 50 tahun berselang, pendapatan mereka telah mencapai USD 15.000 atau 7 kali lebih besar dibandingkan kita. Income rakyat China yang pada dasawarsa 1990 jauh di bawah kita, kini 1,5 kali lebih besar. Dan Malaysia yang 35 tahun lalu masih banyak berguru kepada kita, kini telah melampaui Indonesia dengan mantap. Mengapa Indonesia sulit berkembang ?

Keterbelakangan suatu negara mesti disebabkan oleh keterbelakangan mental masyarakatnya. Keterbelakangan mental bagaikan virus penyakit yang masuk ke tubuh kita, yang secara tak sadar menjalar dan melumpuhkan seluruh sistem tubuh. Harus diakui bahwa saat ini mayoritas rakyat Indonesia memiliki keterbelakangan mental. Amien Rais dalam sebuah pernyataannya menyindir bangsa Indonesia sebagai bangsa bermental kuli. Menurut dia, bangsa ini hanya bisa menjadi babu dan kuli untuk bekerja di negeri orang. Sedangkan di negerinya sendiri, pemerintahnya malah sibuk menjual aset-aset negara dan menyerahkan banyak kekayaan alam untuk dieksploitasi bangsa asing.

Sejatinya, sebelum kedatangan Belanda, orang-orang Indonesia telah mengidap keterbelakangan mental. Hal ini disebabkan karena sentralisasi kekuasaan yang memasung semua bentuk kreativitas masyarakat. Di beberapa kerajaan berbasis agraris, terutama di Pulau Jawa, hal ini berlangsung cukup lama. Baca entri selengkapnya »


Tiga Serangkai : Sjahrir, Soekarno, Hatta

Tiga Serangkai : Sjahrir, Soekarno, Hatta

Jika di Indonesia ini harus dibuat pula patung kepala pendiri bangsa seperti di Amerika sana, maka saya akan mengusulkan empat tokoh founding fathers kita : Tan Malaka, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir. Mereka adalah orang-orang Indonesia di atas rata-rata, yang berpikir melampaui zamannya. IQ mereka mungkin tak pernah ada orang yang tahu, tapi dari kemampuan mereka menulis, mengelola partai politik, hingga berhasil mendirikan republik ini, jelas mereka-mereka itu sangatlah jenius.

Mereka berempat orang-orang segenerasi yang lahir pada saat politik dunia sedang memanas. Tan Malaka (lahir 1896), Soekarno (lahir 1901), Hatta (lahir 1902), dan Sjahrir (lahir 1909) berada di usia matang pada saat kekuasaan orang-orang Belanda mulai memasuki senja. Sehingga pada tahun 1945, disaat Perang Dunia Kedua berakhir dan terlepasnya Indonesia dari cengkeraman kolonialisme Belanda, mereka siap memimpin negeri ini. Dalam perguliran sejarah bangsa, Soekarno, Hatta, dan Sjahrir duduk dalam kursi formal pemerintahan negara, sedangkan Tan Malaka menjadi pemimpin oposisi.

Baca entri selengkapnya »


Mesjid Roma

Ada sebuah hadis yang begitu menggoda dan menggetarkan pikiran saya. Perkataan Rasulullah SAW tentang adanya kepastian akan kejayaan umat Muslim di masa mendatang. Hadis itu dengan gamblang mengatakan bahwa suatu ketika nanti kaum Muslimin akan menaklukan dua kota penting dunia, Konstantinopel dan Roma. Mengapa hadis itu begitu menggoda? Pertama, karena tak pernah ada seseorang pun yang dapat memastikan apa yang akan diraih oleh umatnya di masa mendatang secara terperinci seperti halnya Muhammad SAW. Tidak Ibrahim Alaihissalam, tidak Musa Alaihissalam, ataupun Isa Alaihissalam. Yang kedua, dan ini yang semakin mempertebal keimanan saya, karena separuh janji dalam hadis tersebut telah terbukti.

Bagi masyarakat Muslim di abad ke-7, perkataan itu (mungkin) agak mencengangkan. Bagaimana mungkin, sebuah masyarakat gurun yang terbelakang nantinya akan menaklukan dua ibu kota kerajaan besar yang perkasa. Tapi itulah Muhammad SAW, yang mampu memberikan kepastian bagi umatnya. Sehingga hadis itu tetap hidup di tengah orang-orang yang beriman dan memotivasi mereka hingga detik ini.

Baca entri selengkapnya »


Tari Pendet asal Bali

Akhir-akhir ini, hampir seluruh media kita memberitakan klaim Malaysia atas berbagai budaya Indonesia. Yang terhangat tarian pendet. Tarian persembahan masyarakat Bali ini diakui sebagai milik Malaysia. Sontak tragedi ini mendapat protes dari ribuan warga kita, terutama para generasi muda. Tak pelak presiden SBY pun angkat bicara memprotes klaim tersebut. Kejadian klaim-mengklaim produk budaya Indonesia oleh Malaysia, bukanlah kali pertama. Sejak tahun 2005, Malaysia telah memakai banyak produk kita untuk kepentingan mereka. Sebutlah misalnya rendang, reog, batik, lagu rasa sayang-sayange, dan masih banyak lagi. Produk-produk ini dijadikan sebagai sarana promosi pariwisata mereka untuk mewujudkan Malaysia is Truly Asia.

Penggunaan produk-produk tersebut sepanjang memperoleh izin dari masyarakat Indonesia, tidaklah terlalu dipermasalahkan. Namun jika Malaysia mengakui produk budaya tersebut asli budaya Malaysia, apalagi jika digunakan untuk kepentingan komersial, memang sepatutnyalah rakyat Indonesia melakukan protes keras.

Baca entri selengkapnya »


Soekarno-Hatta, dua tokoh paling berpengaruh

Menyusun 100 tokoh Indonesia berpengaruh merupakan sebuah keasyikan tersendiri. Ternyata, tidaklah mudah memilih dan mengurutkan 100 tokoh yang berpengaruh terhadap negeri ini. Terlebih lagi ketika harus membandingkan pengaruh tokoh-tokoh yang berbeda bidang, semisal membandingkan pengaruh Sutan Takdir Alisjahbana yang bergelut di ranah bahasa dan sastra, dengan Tan Malaka yang konsern di bidang politik dan pergerakan. Membandingkan pengaruh mereka berdua terhadap republik ini cukup menyulitkan, disatu sisi STA sangat berpengaruh dalam membangun fondasi dasar bahasa Indonesia, disisi lain Tan berpengaruh terhadap pencapaian kemerdekaan Indonesia 100%. Dalam daftar ini, kami menempatkan pengaruh STA lebih besar dibanding Tan.

Tak hanya yang berbeda bidang, yang sebidang-pun banyak kebimbangan dalam mengurutkannya. Misalkan, mana yang lebih besar pengaruh Hasyim Asyari, Ahmad Dahlan, atau Mohammad Natsir ? Mereka bertiga sama-sama pembaharu Islam melalui organisasi ciptaannya. Hasyim mendirikan Nahdlatul Ulama, Ahmad Dahlan membuat Muhammadiyah, dan Natsir membangun organisasi Dewan Dakwah Islam Indonesia serta partai Islam Masyumi. Mengurutkan ketiganya, mengharuskan kami berkutat dengan banyak sumber dan referensi. Dan dalam daftar ini, kami memilih pengaruh Natsir lebih besar ketimbang dua lainnya. Hal ini dikarenakan reputasi Natsir yang telah mendunia, serta pengaruhnya sebagai simbol Islam politik yang masih terasa hingga saat ini.

Urutan yang kami sajikan ini mungkin sangat debatable. Tapi kami coba untuk menampilkan seobyektif mungkin, dengan mempertimbangkan pengaruh pikiran, gerakan, dan karya-karya yang mereka hasilkan. Dalam daftar ini juga muncul beberapa tokoh yang dianggap kontroversi oleh sebagian kalangan, seperti Soeharto (yang berada diposisi 13), Amir Sjarifoeddin (34), D.N Aidit (48), Musso (85), dan Kartosuwiryo (87). Pertimbangan untuk memasukkan mereka ke dalam daftar ini, dikarenakan pengaruh besar mereka dan impaknya terhadap pembangunan keindonesiaan kita.

Berasumsikan bahwa semangat keindonesiaan bermula pada tahun 1908, yakni sejak berdirinya Perhimpunan Indonesia di negeri Belanda. Maka daftar tokoh di bawah ini, menampilkan pribadi-pribadi yang berpengaruh sejak masa itu hingga saat ini. Dalam daftar ini founding fathers kita, Soekarno, Hatta, dan Sutan Sjahrir menempati urutan teratas. Sutan Takdir Alisjahbana, sang penyempurna bahasa berada di urutan berikutnya. Disusul Tan Malaka, bapak Republik Indonesia, yang berada diurutan kelima.

 
Berikut 100 Tokoh Indonesia Berpengaruh :

Sutan Takdir Alisyahbana


1. Soekarno, presiden pertama
2. Mohammad Hatta, wakil presiden pertama
3. Sutan Sjahrir, perdana menteri pertama
4. Sutan Takdir Alisjahbana, bapak sastra Indonesia modern
5. Tan Malaka, bapak Republik Indonesia
6. Muhammad Natsir, perdana menteri kelima
7. Ahmad Dahlan, pendiri Muhammadiyah
8. Ki Hajar Dewantara, pendiri Taman Siswa
9. Hamka, politisi, ulama, dan sastrawan terkemuka
10. Chairil Anwar, penyair terkemuka Baca entri selengkapnya »


Umat Yahudi

Munculnya Assyria dan Babylonia di Timur, telah melenyapkan kemerdekaan orang Yahudi untuk selamanya. 722 SM, Samaria ibu kota Israel jatuh ke tangan Sargon II, disusul Jerusalem ibu kota Judah yang jatuh ke tangan Nebukadnezar. Masa ini menjadi titik balik bagi umat Yahudi. Dari abad ke abad, paska penaklukan Assyria dan penerusnya Babylonia, umat Yahudi berada dalam masa penjajahan. Di bawah kekuasaan mereka, untuk kedua kalinya terjadi eksodus besar-besaran orang Yahudi. Kini arah tujuan mereka ke Babylonia. Di atas tanah yang jauh dari kampung halaman mereka, orang Yahudi membuat kreasi-kreasi baru, yang menjadikan mereka kaya dan berbudaya. Rute-rute perdagangan Babylonia banyak diisi oleh orang Yahudi, yang kemudian menempatkan mereka sebagai peniaga internasional. Di dalam kekayaan pustaka Babylonia, mereka mendapatkan kecintaan akan kitab-kitab dan kegemaran akan pengetahuan.

Setelah empat milenium peradaban Semitik, Timur Tengah jatuh ke tangan bangsa baru : Persia. Babylonia yang sedang berdiri megah dan dominan, dalam waktu singkat disapu bersih oleh bangsa baru ini. Pergerakan orang-orang Arya yang barbar dari Asia Tengah pada abad 6 SM, telah mengubah sejarah dunia. Ras Arya telah membentuk tiga cabang peradaban sekaligus, Persia di tengah, Yunani-Romawi di barat, dan India di timur.

Baca entri selengkapnya »